Asal Usul Hari Ibu Nasional

Ternyata masih banyak yang lupa tanggal berapa peringatan Hari Ibu Nasional Indonesia? Yupz, Hari Ibu diperingati pada setiap tanggal 22 Desember.
Suasana hari ibu pada tahun 2015 ini sudah terasa dan menjadi banyak tema beberapa kegiatan hiburan, salah satunya adalah mbah gugel, di halaman utama Google hari ini. Google membuat animasi memperingati Hari Ibu Nasional Indonesia 2015.

Udah tau belum teman, asal usul kenapa tanggal 22 desember dijadiin peringatan hari ibu? Oiya tanggal ini resmi karena udah ditetapkan melalui Dekrit Presiden nomer 316 tahun 1953 oleh bung Karno. Yang merupakan ulang tahun ke 25, Kongres perempuan Indonesia tanggal 22 Desember 1928. Kongres itu berlangsung hingga 25 Desember 1928 di Gedung Dalem Jayadipuran, kini Kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional di Jl. Brigjen Katamso, Yogyakarta.

Kongres ini dihadiri sekitar 30 organisasi wanita dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Di Indonesia, organisasi wanita telah ada sejak 1912, terinspirasi oleh pahlawan-pahlawan wanita Indonesia di abad ke-19 seperti Kartini, Martha Christina Tiahahu, Cut Nyak Meutia, Maria Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan, Rasuna Said, dan sebagainya. Kongres dimaksudkan untuk meningkatkan hak-hak perempuan di bidang pendidikan dan pernikahan.

Saat ini peringatan hari ibu lebih kepada ungkapan rasa kasih sayang dan ujud syukur serta terima kasih atas segala macam pengorbanan & perjuangan para ibu kepada anggota keluarganya. Namun, untuk mewujudkan kasih sayang & hormat itu ngga perlu nunggu setahun sekali teman, sudah seharusnya rasa sayang dan ungkapan terimakasih itu kita berikan kepada ibu dalam keseharian kita sebagai wujud bakti kita kepadanya, karena ibu telah memberikan kasih sayangnya pada kita juga tiap saat ngga hanya sekali setahun hihihi…

Ada Pepatah “surga ada di telapak kaki ibu” sungguh mengandung makna yang sangat dalam, sebab kasih ibu adalah kasih yang tiada tara dan tak terbalas dengan apapun. Karena itu, jika kita mendapatkan restu, apa lagi didukung oleh doa ibu, tentu semua itu merupakan dukungan yang mengandung kekuatan luar biasa, yang memungkinkan apa pun yang kita lakukan akan mendatangkan hasil yang maksimal dan penuh makna.Untuk itu, selagi orang tua masih hidup, sudah selayaknya kita memberikan perhatian, layanan, dan mencintai mereka dengan setulus hati. Bila mungkin ada kesalahan yang dilakukan oleh orangtua sehingga membuat luka di hati, tidak perlu disimpan di hati. Apalagi dengan membalas dan menyakiti hati mereka. Ingatlah, pengorbanan orangtua, apalagi seorang ibu, tak akan bisa dinilai atau dihargai dengan materi apa pun bahkan sampai akhir hayat mereka. Dengan menyelami arti pengorbanan seorang ibu, kita akan dapat menemukan kasih sayang sejati.

Sudahkah teman tora berterima kasih, bersyukur serta mendoakan Ibu kita tercinta? Doa yang tulus & ikhlas menjadi kado yang teristimewa buat ibunda kalian

Selamat memperingati hari Ibu :)
Semoga para ibu selalu berbahagia

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a Reply